KLICK GAMBAR SAMPINGNYA UNTUK MENGGANTI

Makasih Udah Berkunjung

SEE YOU NEXT TIME

Bye....

ENTER-SLIDE-4-TITLE-HERE

Kamis, 25 September 2014

Posted by Nie An-najma On 18.47


<< MACAM >><< MACAM >>
EFEK TEKS DENGAN MARQUEE

Hai... Aku Uda Bisa Jalan Lho...

Unuk menarik orang untuk mau berkunjung pada blog yg kita  punya di perlukan design yang menarik yang membuat orang betah berada di blog kita sehingga orang akan update terus dengan postingan kita apapun itu.
Design yang menarik ini bisa salah satunya dengan menggunakan tek berjalan yang bisa dibuat dengan mudahnya. Nah adapun cara pembuatanya akan saya share disini.
Contohnya kira2 seperti ini nih.....
Hai... Aku Uda Bisa Jalan Lho...

Langsung gimana cara bikinya, adalah kaya gini:
1. Marquee Tanpa Atribut
Silahkan tinggal di copy aja kode html dibawah ini

<marquee>TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>

Hasilnya :
TEKS INI AKAN BERJALAN


2. Marquee Dengan Atribut
Scrollamount = Kecepatan kalimat, semakin besar angka maka kalimat berjalan cepat
Direction = Pengaturan gaya arah kalimat berjalan
Bgcolor = Pengaturan warna kalimat atau Teks berjalan
Behavior = Pengaturan gaya kalimat bejalan
Scrolldelay = Pengaturan gaya kalimat yang ditentukan dengan detik/mil

Silahkan tinggal di copy aja kode html dibawah ini

<marquee scrollamount="100">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="left" scrollamount="10">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee behavior="alternate" scrollamount="15">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="right" scrollamount="10">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="right" scrollamount="100">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee bgcolor="red">TEKS INI AKAN BERJALAN</marquee>

Hasilnya :
TEKS INI AKAN BERJALAN
TEKS INI AKAN BERJALAN
TEKS INI AKAN BERJALAN
TEKS INI AKAN BERJALAN
TEKS INI AKAN BERJALAN
TEKS INI AKAN BERJALAN


3. Marquee Dengan Penggabungan Beberapa Atribut
Silahkan tinggal di copy aja kode html dibawah ini

<marquee loop="5">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="right" style="background-color: green;" width="125">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee><marquee direction="left" style="background-color: blue;" width="125">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee style="font-style: italic;">KALIMAT MIRING AKAN BERJALAN</marquee>

Hasilnya :
KALIMAT INI AKAN BERJALAN 5X SETELAHNYA AKAN HILANG
KALIMAT INI AKAN BERJALANKALIMAT INI AKAN BERJALAN
KALIMAT MIRING AKAN BERJALAN


4. Marquee Dengan Penggabungan Atribut Sesuai Perintah Mouse
Atribut berikut dapat Anda tambahkan untuk memanggil perintah pointer mouse. Singkatnya, efek teks akan berhenti saat panah mouse Anda melintasi/berada pada teks, dan sebaliknya teks akan kembali berjalan saat pointer mouse di lepas.

Silahkan tinggal di copy aja kode html dibawah ini

<marquee onmouseout="this.start()" onmouseover="this.stop()">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="up" height="30" onmouseout="this.start()" onmouseover="this.stop()" scrollamount="3" width="200">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee>
<marquee direction="down" height="30" onmouseout="this.start()" onmouseover="this.stop()" scrollamount="3" width="200">KALIMAT INI AKAN BERJALAN</marquee>

Hasilnya :
KALIMAT INI AKAN BERJALAN
KALIMAT INI AKAN BERJALAN
KALIMAT INI AKAN BERJALAN


5. Marquee Dengan Perpaduan Atribut Style
Silahkan tinggal di copy aja kode html dibawah ini

<marquee direction="right" scrollamount="225" width="200">KALIMAT INI AKAN BERKEDIP</marquee>
<marquee scrollamount="200" width="180">KALIMAT INI AKAN BERKEDIP</marquee>
<marquee onmouseout="this.start()" onmouseover="this.stop()" scrollamount="3">Kembali ke Mempercantik Tampilan Blog Dengan Membuat Teks Berjalan</marquee>

Hasilnya :
KALIMAT INI AKAN BERJALAN
KALIMAT INI AKAN BERJALAN
Kembali ke Mempercantik Tampilan Blog Dengan Membuat Teks Berjalan


Selamat Mencoba

Minggu, 21 September 2014

Posted by Nie An-najma On 23.44








Salah satu amalan ibadah yang Allah Ta’ala gandengkan bersama dalil perintah puasa dalam Al Quran adalah ibadah I’tikaf. Ia adalah suatu bentuk ibadah kepada Allah Ta’ala dengan cara tinggal atau menetap di mesjid. Mesjid adalah tempat yang didirikan untuk beribadah, menetap di mesjid berarti  bertujuan mengkhususkan waktunya untuk beribadah pada Allah Ta’ala.
Tujuan I’tikaf
Rasulullah bertujuan dalam ibadah I’tikafnya untuk mencari lailatul qadar, semoga datangnya lailatul qadar beliau dalam keadaan penuh dalam ibadah. Pada mulanya Beliau beri’tikaf di 10 hari awal Ramadhan, kemudian beliau beri’tikaf 10 hari pertengahan ramadhan, begitu beliau ditunjukkan oleh Allah Ta’ala bahwa lailatul qadar jatuh di salah satu malam di 10 malam terakhir bulan ramadhan, beliaupun beri’tikaf di 10 hari tersebut dan menjadi rutinitas beliau sampai wafat.
Hikmah dalam I’tikaf
Kesimpulan dari ucapan Ibnu Qayyim dalam pernyataan beliau tentang hikmah I’tikaf adalah: totalitas dalam menghadap Allah Ta’ala dengan ibadah adalah dicerminkan dengan totalitas penyerahan hati padaNya. Agar hati bisa secara total menghadap Allah Ta’ala maka perlu dibersihkan dari banyak makan-minum; banyak bergaul dan berbicara dengan manusia; dan banyak tidur.
Semua dapat dicapai dengan: puasa bisa mengurangi makan dan minum; dengan qiyamul lail bisa terkurangi tidur; dengan I’tikaf bisa terkurangi bergaul dan omongan dengan manusia karena ia sedang menyendiri di mesjid.
Oleh karena itu, jika Rasulullah beri’tikaf, beliau menyediakan tempat khusus seperti kemah, yang dinamai “khaba”, yang berfungsi agar tertutup dari orang banyak. Walaupun bukan merupakan larangan jika mau berbicara dengan orang karena Rasulullah juga tidak meninggalkan berbicara secara total. Akan tetapi ingat, benyak berbicra, itu yang mengurangi hikmah dari I’tikaf.
Di 10 hari terakhir itu juga Rasulullah menunjukkan kesungguhan beliau dalam ibadah, sehingga ‘Aisyah mengibaratkannya dengan “mengikat erat sarung”. Yaitu, beliau tidak menggauli / jima’ istrinya. Padahal kita tahu, bahwa menggauli istri juga termasuk ibadah. Akan tetapi, Rasulullah meninggalkannya, karena itu masih ada hubungannya dengan kegemerlapan dunia. Beliau ingin benar-benar ibadah yang murni.
Itulah sunnah Rasulullah dalam I’tikaf, waktu yang singkat itu dimanfaatkan untuk “menghindari” dunia. Seperti ini juga yang ditiru oleh para sahabatnya dan para orang sholeh setelah mereka. Mereka masuk mesjid untuk “keluar” dari dunia.
Adapun sekarang ini, banyak orang I’tikaf, mereka masuk mesjid. Akan tetapi, mereka membawa serta dunia masuk ke dalam mesjid. Bersama gadged, smartphone, tablet PC, pembicaraan dengan sesama peserta I’tikaf dalam masalah perekonomian, saham ataupun perkembangan politik. Sehingga terlihat di antara mereka, ketika bangun tidur, yang pertama dilihat adalah isi facebook saat ini; update status untuk hari ini.
Sekali lagi saya katakan, saya bukan mengharamkan perbuatan itu semua, dan juga perbuatan itu semua tidak membatalkan I’tikaf selama tidak keluar dari mesjid. Akan tetapi, ingat hikmah yang mau dicapai dari I’tikaf!!
Rasulullah saja yang sering duduk bersama sahabatnya untuk memnyampaikan hadits pada mereka, namun di saat I’tikaf itu semua ditinggalkan karena mau bermunajat pada Allah Ta’ala.
Oleh karena itu, di antara para ulama ada yang memakruhkan menuntut ilmu selama I’tikaf, karena Rasulullah tidak mengkhususkan waktunya untuk itu selama I’tikaf. Maka, coba bandingkan dengan program I’tikaf zaman sekarang! I’tikaf bersama Ust ini….Ustzh….itu, dengan jadwal dauroh dan kajian yang padat. Bandingkanlah I’tikaf kita dengan I’tikaf di zaman Rasulullah dulu.
Sebenarnya I’tikaf itu sederhana sekali. Hanya saja sekarang dikemas dengan sedemikian rupa sehingga menjadi agak melenceng dengan hikmah I’tikaf sesungguhnya. Wallahu Musta’an
Penulis: Ustadz Muhammad Yassir, Lc (Dosen STDI Imam Syafi’i Jember)